Dosen FIB UB Bahas Bahan Ajar Storytelling Berbasis AI

Tim dosen FIB UB memperkenalkan penyusunan bahan ajar storytelling berbasis AI. Simak fokus dan manfaatnya bagi pembelajaran.

SA
Super Admin
·Sep 14, 2026· 1 min read 32

Pemanfaatan AI dalam kelas makin dekat dengan praktik mengajar. Tim dosen FIB UB dilaporkan memperkenalkan cara menyusun bahan ajar storytelling berbasis AI, topik yang relevan bagi pendidik yang ingin membuat pembelajaran lebih hidup tanpa meninggalkan tujuan akademik.

Fokus Sosialisasi Bahan Ajar Storytelling Berbasis AI

Menurut laporan Prasetya UB, kegiatan ini menyoroti penyusunan bahan ajar storytelling dengan dukungan AI. Inti kegiatannya ialah mengenalkan pendekatan pembuatan materi yang memadukan narasi, tujuan pembelajaran, dan teknologi kecerdasan buatan.

Storytelling dalam bahan ajar dapat membantu materi terasa lebih runtut, kontekstual, dan mudah diikuti. Saat AI digunakan, proses perencanaan ide, pengembangan alur, dan penyusunan variasi materi berpeluang berjalan lebih cepat, selama tetap dikurasi oleh pengajar.

Mengapa Storytelling Penting dalam Pembelajaran?

Pendekatan bercerita membuat informasi tidak disampaikan sebagai daftar konsep semata. Materi dapat dibangun dengan tokoh, masalah, alur, atau contoh situasi sehingga peserta didik lebih mudah menangkap konteks.

  • Membantu materi terasa dekat dengan pengalaman belajar.
  • Mendorong alur penjelasan lebih jelas dan berurutan.
  • Memberi ruang bagi contoh, dialog, atau skenario pembelajaran.

Peran AI dalam Penyusunan Materi

Dalam konteks bahan ajar, AI dapat dipahami sebagai alat bantu. Perannya bukan menggantikan pendidik, melainkan mendukung proses kreatif dan teknis ketika merancang materi berbasis cerita.

Hal yang Perlu Dijaga Pengajar

Penggunaan AI tetap membutuhkan penyaringan. Materi yang dihasilkan atau dibantu oleh teknologi perlu diperiksa kembali agar sesuai tujuan pembelajaran, akurat, etis, dan selaras dengan kebutuhan peserta didik.

  1. Tentukan capaian pembelajaran lebih dulu.
  2. Susun alur cerita yang mendukung konsep utama.
  3. Gunakan AI sebagai alat bantu ide atau variasi materi.
  4. Periksa ulang isi, bahasa, dan relevansi sebelum digunakan.

Isyarat Transformasi Pembelajaran di Kampus

Sosialisasi yang dilakukan tim dosen FIB UB menunjukkan bahwa isu AI tidak hanya dekat dengan bidang teknologi, tetapi juga mulai masuk ke ranah humaniora dan pembelajaran.

Meski rincian teknis kegiatan tidak dijelaskan dalam ringkasan sumber, tema yang diangkat menegaskan kebutuhan pendidik untuk memahami cara memakai AI secara bijak. Bahan ajar storytelling berbasis AI dapat menjadi pintu masuk untuk pembelajaran yang lebih kreatif, asalkan prosesnya tetap dipandu nalar akademik.

Bagi pendidik, langkah berikutnya ialah mencoba merancang materi sederhana, menguji kejelasan alurnya, lalu menilai apakah AI benar-benar membantu kualitas pembelajaran. Teknologi hanya alat; nilai utamanya tetap berada pada desain mengajar yang matang.


Artikel ini ditulis ulang oleh AI berbasis rangkuman publik dari News. Baca artikel aslinya di sumber.

Share this article
SA

Written by

Super Admin

Related articles

I

ITSEC Asia: Investasi AI dan SDM Kunci Perkuat Keamanan Siber Indonesia - investor.id

Comprehensive, up-to-date news coverage, aggregated from sources all over the world by Google News.

SA
Super Admin
1m 1
Read more
D

Dua Menteri Adu Gagasan soal AI, Indonesia dan Singapura Punya Strategi Berbeda - InfoPublik

Comprehensive, up-to-date news coverage, aggregated from sources all over the world by Google News.

SA
Super Admin
1m 22
Read more
S

Siswa Indonesia Soroti Risiko AI terhadap Pemahaman Materi - RRI.co.id

Comprehensive, up-to-date news coverage, aggregated from sources all over the world by Google News.

SA
Super Admin
1m 19
Read more