Dosen FIB UB Bahas Bahan Ajar Storytelling Berbasis AI
Tim dosen FIB UB memperkenalkan penyusunan bahan ajar storytelling berbasis AI. Simak fokus dan manfaatnya bagi pembelajaran.
Pemanfaatan AI dalam kelas makin dekat dengan praktik mengajar. Tim dosen FIB UB dilaporkan memperkenalkan cara menyusun bahan ajar storytelling berbasis AI, topik yang relevan bagi pendidik yang ingin membuat pembelajaran lebih hidup tanpa meninggalkan tujuan akademik.
Fokus Sosialisasi Bahan Ajar Storytelling Berbasis AI
Menurut laporan Prasetya UB, kegiatan ini menyoroti penyusunan bahan ajar storytelling dengan dukungan AI. Inti kegiatannya ialah mengenalkan pendekatan pembuatan materi yang memadukan narasi, tujuan pembelajaran, dan teknologi kecerdasan buatan.
Storytelling dalam bahan ajar dapat membantu materi terasa lebih runtut, kontekstual, dan mudah diikuti. Saat AI digunakan, proses perencanaan ide, pengembangan alur, dan penyusunan variasi materi berpeluang berjalan lebih cepat, selama tetap dikurasi oleh pengajar.
Mengapa Storytelling Penting dalam Pembelajaran?
Pendekatan bercerita membuat informasi tidak disampaikan sebagai daftar konsep semata. Materi dapat dibangun dengan tokoh, masalah, alur, atau contoh situasi sehingga peserta didik lebih mudah menangkap konteks.
- Membantu materi terasa dekat dengan pengalaman belajar.
- Mendorong alur penjelasan lebih jelas dan berurutan.
- Memberi ruang bagi contoh, dialog, atau skenario pembelajaran.
Peran AI dalam Penyusunan Materi
Dalam konteks bahan ajar, AI dapat dipahami sebagai alat bantu. Perannya bukan menggantikan pendidik, melainkan mendukung proses kreatif dan teknis ketika merancang materi berbasis cerita.
Hal yang Perlu Dijaga Pengajar
Penggunaan AI tetap membutuhkan penyaringan. Materi yang dihasilkan atau dibantu oleh teknologi perlu diperiksa kembali agar sesuai tujuan pembelajaran, akurat, etis, dan selaras dengan kebutuhan peserta didik.
- Tentukan capaian pembelajaran lebih dulu.
- Susun alur cerita yang mendukung konsep utama.
- Gunakan AI sebagai alat bantu ide atau variasi materi.
- Periksa ulang isi, bahasa, dan relevansi sebelum digunakan.
Isyarat Transformasi Pembelajaran di Kampus
Sosialisasi yang dilakukan tim dosen FIB UB menunjukkan bahwa isu AI tidak hanya dekat dengan bidang teknologi, tetapi juga mulai masuk ke ranah humaniora dan pembelajaran.
Meski rincian teknis kegiatan tidak dijelaskan dalam ringkasan sumber, tema yang diangkat menegaskan kebutuhan pendidik untuk memahami cara memakai AI secara bijak. Bahan ajar storytelling berbasis AI dapat menjadi pintu masuk untuk pembelajaran yang lebih kreatif, asalkan prosesnya tetap dipandu nalar akademik.
Bagi pendidik, langkah berikutnya ialah mencoba merancang materi sederhana, menguji kejelasan alurnya, lalu menilai apakah AI benar-benar membantu kualitas pembelajaran. Teknologi hanya alat; nilai utamanya tetap berada pada desain mengajar yang matang.
Artikel ini ditulis ulang oleh AI berbasis rangkuman publik dari News. Baca artikel aslinya di sumber.
Written by
Super Admin
Related articles
Gara-Gara Skandal Madonna, Australia Larang Total AI - CNBC Indonesia
Comprehensive up-to-date news coverage, aggregated from sources all over the world by Google News.
AI Dorong Efisiensi Layanan Kesehatan di Indonesia - RRI.co.id
Comprehensive up-to-date news coverage, aggregated from sources all over the world by Google News.
Kemnaker Dorong Anak Muda Pakai AI untuk Produktivitas
Kemnaker menyoroti AI sebagai alat bantu kerja anak muda. Apa maknanya bagi produktivitas dan kesiapan karier digital?